Indonesia, Dangerously Beautiful!!!!

Semenjak mengenal dunia blogging, saya merasa ada yang aneh pada diri saya. Dulu kalau ada kejadian-kejadian yang unik, hanya saya simpan dalam hati...untuk kemudian diceritakan dan selanjutnya dilupakan seperti asap yang tertiup angin. Kemudian yang saya temui selama ini, lambat laun saya merasa mirip sekali dengan wartawan media yang resmi.

Hanya bedanya, blogger mempunyai ruang lingkup yang lebih leluasa, dalam mengungkapkan ekspresinya. Semua dapat terlihat dalam laman blog yang ditampilkan selama ini. Saya juga entah kenapa jadi ada semacam naluri mirip wartawan, seperti pada saat Festival Malang Kembali beberapa waktu berselang. Rasanya saya merasa berkewajiban untuk mengabarkan apa saja yang terjadi di festival tersebut meski tidak seperti layaknya wartawan resmi. Masih banyak yang ingin diberitakan, meski bagi saya itu tak selalu langsung disajikan.

Blogger bebas menceritakan apa saja di blognya...baik berita sekitarnya, tentang dirinya, tentang keluarganya dan sebagainya. Intinya, bebas merdeka...persetan dengan pendapat orang lain tentang blognya. Bahkan wartawan saja juga ngeblog bila dia ingin mengungkapkan kebebasannya dalam menceritakan atau bertutur tentang hal-hal diluar berita yang dikirimnya ke meja redaksi. Sama sebetulnya, hanya soal segmennya yang lebih terlihat beda...Blogger bebas menentukan tema blognya, apalagi yang favorit soal masak memasak, rumah tangga dan topik-topik ringan termasuk gosip pastinya. Dari ibu rumah tangga biasa sampai pejabatpun berhak ngeblog, karena tidak dibutuhkan kriteria-kriteria sebagaimana media massa konvensional.

Perlu diingat, blogger ternyata sangat berperan kuat dalam membentuk opini masyarakat, khususnya yang bersentuhan dengan internet. Terbukti dengan tulisan seorang blogger Indonesia tentang layanan (perkhidmatan) wisata (perlancongan) Malaysia yang dinilainya mengecewakan sampai membuat 2 menteri setempat mencak-mencak bahkan menganggap blogger sebagai pengangguran yang tak ada kerjaan yang menuai protes dari bloggers Indonesia bahkan Malaysia sendiri.

Saya lambat laun merasa diri saya serupa dengan wartawan. Hanya tidak dikejar-kejar tenggat (deadline), karena saya sudah menenggat diri saya sendiri untuk menulis dan memberitakannya untuk pembaca, apapun komentarnya. Bedanya juga, kalau blogging masih dipandang sebagai kesenangan, media untuk berbagi dan sebagainya (meski sekarangpun ada komersialisasi didalamnya, alias ngeblogpun dibayar). Karena meski blogger, namun sejatinya ada ghirah wartawan dalam setiap blogger.


Betul tidak?


Bambang Priantono
140507

20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
rajasidi wrote on May 14, '07
nggak betuuullll
bambangpriantono wrote on May 14, '07
Tanpa disadari atau diakui sebenarnya iya...
sayg wrote on May 14, '07
betul
bambangpriantono wrote on May 14, '07
sayg said
betul
:)
wisat wrote on May 14, '07
Saya lambat laun merasa diri saya serupa dengan wartawan. Hanya tidak dikejar-kejar tenggat (deadline), karena saya sudah menenggat diri saya sendiri untuk menulis dan memberitakannya untuk pembaca, apapun komentarnya.
Semangat yang menarik, mas. Tapi alangkah lebih baiknya jika diiringi dengan disiplin jurnalistik seperti verifikasi, dan akurasi. Lihat http://andreasharsono.blogspot.com untuk diskusi lebih lanjut mengenai hal ini.
masarcon wrote on May 14, '07
cak nono, aku kembali dari "dunia xyz" nih. oh ya, kabar kabari, mulai 18 mei ini, aku jadi arek suroboyo lho ...

ketemuan yuks ...
bambangpriantono wrote on May 14, '07, edited on May 14, '07
wisat said
Semangat yang menarik, mas. Tapi alangkah lebih baiknya jika diiringi dengan disiplin jurnalistik seperti verifikasi, dan akurasi. Lihat http://andreasharsono.blogspot.com untuk diskusi lebih lanjut mengenai hal ini.
Terimakasih mas tom buat masukannya. Memang saya bukan wartawan murni, tapi nanti akan saya coba..
Profesi saya sekarang ini tidaklah memungkinkan untuk bisa kemana2 seperti yang lainnya.

Apakah bersedia mengajari saya sebagai wartawan sungguhan?
bambangpriantono wrote on May 14, '07
cak nono, aku kembali dari "dunia xyz" nih. oh ya, kabar kabari, mulai 18 mei ini, aku jadi arek suroboyo lho ...

ketemuan yuks ...
O ya? wah bisa ketemuan dong...
Aku tapi di Malang nih....tinggalin nomor dulu ya...
kienamn wrote on May 14, '07
Betul sekali.. bukan saja wartawan tetapi penglipur lara juga :)
thetrueideas wrote on May 14, '07
kali mas Bambang pengin pindah profesi jadi wartawan :D
ambarbriastuti wrote on May 14, '07
saat ini ada perkawinan unik antara blogger yang wartawan dan wartawan yang blogger. Etika dan kode nya berbeda namun blogger lebih ke opini. Blogger juga jadi self editor dan self publish. Efeknya : harus berani mempertanggungjawabkan yang ditulisnya sendiri.
bambangpriantono wrote on May 14, '07
kienamn said
Betul sekali.. bukan saja wartawan tetapi penglipur lara juga :)
Betul sekali...:)
bambangpriantono wrote on May 14, '07
kali mas Bambang pengin pindah profesi jadi wartawan :D
Iya kali ya...hehehehe
bambangpriantono wrote on May 14, '07
saat ini ada perkawinan unik antara blogger yang wartawan dan wartawan yang blogger. Etika dan kode nya berbeda namun blogger lebih ke opini. Blogger juga jadi self editor dan self publish. Efeknya : harus berani mempertanggungjawabkan yang ditulisnya sendiri.
Betul dan insyaallah aku berani tanggungjawab kok..hehehehe
gitasinta wrote on May 15, '07
Betul sekali Cak, sensitifitas kita terhadap kejadian di sekeliling kita juga semakin terasah....
bambangpriantono wrote on May 15, '07
Alhamdulillahnya begitu...:)
adaviahtarman wrote on May 15, '07
Blog-blog panas di Malaysia sekarang menjadi perhatian pihak berkuasa, tapi setakat ini belum ada cadangan untuk menyekat kebebasan berblog.
harap tidak lah di sekat sebab saya akan kehilangan bahan bacaan ''sebelah kiri".
bambangpriantono wrote on May 15, '07
Blog-blog panas di Malaysia sekarang menjadi perhatian pihak berkuasa, tapi setakat ini belum ada cadangan untuk menyekat kebebasan berblog.
harap tidak lah di sekat sebab saya akan kehilangan bahan bacaan ''sebelah kiri".
Hehehehe, semoga demikian ya...
asianatelier wrote on May 16, '07
bukan kah para MPers itu Journalist Plus? yaitu plus narsis
bambangpriantono wrote on May 17, '07
Sejatine
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help