Kopdar ke-3 inipun sudah direncanakan jauh-jauh hari di pesan pribadi…banyak sekali yang jawab, dan berdasarkan lokasi, dipilihkan warung orem-orem yang terletak di Jalan Blitar (sekitar 200 meter) dari tempat kerja saya –terkenal paling enak lagi-, dan sebagaimana yang disepakati di pesan pribadipun, maka jam sepakatnya adalah jam 3 sore.
Setelah pulang ke rumah sekitar jam 2 siang, saya sudah siap-siap untuk pergi ke warung orem-orem yang enak tapi agak tersembunyi itu. Dengan buru-buru dan setengah ngantuk saya pergi kesana, masih pukul 14.35 waktu saya sampai disana. Secara perut lapar setengah mampus (akibat kosongken perut dulu), akhirnya saya pesan orem-orem satu porsi dengan telur asin dan ayam, plus dua krupuk dan sebotol teh (apapun makanannya, minumnya tetap teh sosro), dan dengan santai di warung yang sedang agak sepi itu saya makan dengan khidmat. Sesudahnya, menunggu dan menunggu…Nelpon fajar susah, si Ndut apalagi…aih, bete banget!
Sampai terkantuk-kantuk didepan warung yang anginnya enak banget….jam 3 sudah lewat. Tapi kok pada belum datang ya??
15.15 WIB
Baru satu orang yang nongol…si yossy! Dia juga langsung pesan orem-orem seperti saya. Dan biasa ngobrol ngalor-ngidul sambil menunggu yang lain. Malah kalaupun gak datang, anggap saja kita sedang main. Yossy bilang, baru kali ini dia mampir ke warung orem-orem Jalan Blitar ini. Kalau saya mah sudah sering makan disini sih…hehehehehe.
15.30 WIB
Muncul satu orang lagi, si ihwan (nawhi) yang kerja diperpustakaan UNIBRAW. Lama nggak ketemu dia dan juga sudah lama nggak mampir ke situsnya. Kitapun lagi-lagi langsung akrab (mesra kata org Melayu) dan kembali terlibat dalam percakapan seputar kejadian-kejadian di MP lagi.
15.50 WIB (sekitar itulah)
Berdatanganlah yang lain yakni iswanti (onetea) dan tera yang baru gabung dengan multiply. Acara lanjut dengan makan-makan sambil berkenalan dengan tera (aduh lupa nih apa nicknya)…..tapi nunggu si fajar ini yang bikin kesel. Wanti dan Terapun pesan orem-orem, terlebih Wanti katanya belum pernah ngicipin makanan satu ini.
16.00 lewat sekian
Fajar muncul dengan jalan kaki dari jalan raya. Katanya tadi ada acara gathering dengan kantornya di kawasan Dieng dan belum ganti baju juga dari kemarin. Wah, memang susah nih ngumpulin teman-teman, padahal sudah ditetapkan tanggal dan jamnya lagi. Fajar kata masih kenyang, tapi karena sesuatu dan lain hal akhirnya diapun pesan orem-orem dengan Ihwan. Sejatinya Fajar memesankan Ihwan, namun karena salah dengar mungkin yang jual, maka akhirnya Fajarpun harus makan juga. Harusnya kan on-time, bukan malah jadi molor (maklum Indonesia..hehehe).
Terakhir ada kedatangan sinta (sinthionk) dan dua kawannya yang MPers baru. Dia sebenarnya ragu datang, tapi akhirnya muncul juga……
Bersembilan
Akhirnya yang datang menjadi sembilan orang. Susah sih ngumpulkan orang banyak, namun terpenting adalah makan dan kumpul-kumpul sebagai ciri khas kopdar…hehehehehe…karena mejanya tidak bisa disatukan, maka akhirnya makan dengan berpencar.
Tidak lupa menjelang pukul 17.00 WIB, kita semua berbanci kamera ria setelah sepakat pertemuan dilanjutkan lagi di Museum Brawijaya, sesuai dengan rencana MPers Malang untuk kunjung2 tempat bersejarah. Semoga saja bisa lebih banyak lagi, dan akhirnya kita sepakat untuk jalan-jalan ke Festival Buku Islami yang diadakan di Perpustakaan Daerah muka Museum Brawijaya…saya, yossy,ihwan, wanti dan tera naik sepeda motor, tapi karena tidak punya helm cadangan maka terpaksa sinta, fajar dkk berjalan kaki…hehehehehe….
Festival Buku Islami 2007
Sesampainya disana, kami berlima masih sempat-sempatin diri bernarsis ria dibawah poster…hehehehe. Kopdar dimanapun pasti banci kamera lah, sembari menunggu empat lainnya yang gak kunjung muncul. Singkatnya kami berlima masuk duluan ke dalam, sementara saya foto-foto dulu suasananya…
Nggak disangka nggak diduga, saya ketemu lagi dengan bekas teman sebangku semasa SMA dulu. Dia sudah naik haji dan baru menikah (kapan ya daku?), sedikit nostalgia juga lah apalagi penampilan kita sudah sama-sama lebih gemuk dibanding 12 tahun yang lalu. Sempat dia bagi nomor HPnya yang ada tiga biji itu…sukseslah dia…hehehehe..
Tapi Festival buku itulah yang menjadi ujung dari kopdar MPers Malang jilid ke-3 kali ini. Sulit diungkapkan dengan kata-kata selain menambah erat perkawanan sekaligus menambah kawan baru juga. Tukar nomor HPpun kembali terjadi, semuanyapun bubar dengan selamat. Sinta harus kerjakan skripsinya, Fajar harus balik ke kantor, dan saya harus istirahat karena ngantuk luar biasa….
Bagi yang tidak hadir pada hari kemarin, ayo dong datang waktu ke Museum Brawijaya…biar makin seru gitu…..
Bambang Priantono
030607
<a href=http://bambangpriantono.multiply.com/photos/album/260>Foto2 silakan klik sini</a>