Usia sudah melampaui kepala tiga
Memang pekerjaan sudah ada, kendati masih belum masuk ke apa yang dikehendaki...
Patutlah itu disyukuri....masih diberi kesempatan mencari rizki..
Selalunya yang mengganjal
Tentang pasangan..
Kapan kamu nikah?
Kapan nih ortumu diberi cucu?
Kapan? kapan?
Pertanyaan yang selalu terlontar saat bertemu dengan keluarga besar. Kadang ibupun bertanya soal itu, tapi entah kenapa aku cenderung menghindar.
Pertanyaan yang dalam, tapi.....sulit untuk mencari jawabannya...
Kenapa aku masih sendiri?
Memang aku pernah berupaya menjalin hubungan...namun berakhir dengan kegagalan. Dan kini aku gak ingin kegagalan itu terulang meskipun aku menikah terlambat sekalipun.
Aku masih belum bisa membagi diriku dengan orang lain disisiku
Bahkan aku sendiri masih khawatir dengan kegagalan itu...
Memang seringlah aku bertemu, berkawan dengan lawan jenis
Tapi untuk menimbulkan chemistry itu...
Rasanya masih jauh....belum kurasakan semua itu setelah lebih dari 3 tahun
Entah kapan aku mengakhiri masa lajang itu
Biarlah aku pasrahkan pada yang Illahi...
Biarlah rasa itu mengalir dengan sendirinya
Tanpa perlu dipaksa-paksa dari luar...
Karena semuanya itu adalah pilihan...
Kalau belum ada? So what? janganlah dipaksa-paksa...
Karena kupercaya, saatnya akan tiba meski entah kapan...
Meski terlambat sekalipun...
Bambang Priantono
080508