Meski badan sebenarnya agak teler karena acara dikampus kemarin yang memakan waktu seharian dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam, tapi saya tetep pada agenda utama tiap hari Minggu, yakni jalan-jalan bakar kalori. Terlebih sekarang badan saya tambah kurus karena banyak kegiatan belakangan ini, sehingga dirasa celana kian melonggar, lumayanlah gak segemuk sebelumnya dan kata teman-teman sangat kentara.
Akhirnya saya putuskan jalan-jalan menyusur daerah sekitar rumah, melewati sawah-sawah yang kalau dihitung masih ada 7 petak yang ditanami padi, sedang ada 5 atau 6 petak yang ditanami jagung, kacang-kacangan dan cabe....kebetulan padi-padi tersebut masih berusia sebulan, baru masuk masa tanam. Sedang jagung baru keluar daun-daun kecil dari tanah...memang tanah itu sumber kehidupan yang diciptakan Allah buat seluruh mahluknya...
Cuaca belakangan ini dingin dan berangin, pertanda musim kemarau menjelang datang.....mbediding, ah, datangnya cepat juga...sambil melihat gugusan pegunungan Tengger-Semeru yang gagah menjulang diselatan, saya terus berjalan...mensyukuri apa yang saya lihat saat ini...
Hanya saya tetap khawatir kalau kelak sawah-sawah itu akan menghilang, tergusur pembangunan rumah yang kian marak... Andai saja ada duit bejibun, pengen beli salah satu petaknya....biar bisa nanem padi sendiri....
Alhamdulillah yang penting nikmati saja yang ada selagi bisa. Sudah sejuk hawanya....sawah masih ada...benar-benar indah...padahal tidak jauh dari rumah
Alhamdulillah hingga detik ini juga saya masih sehat untuk beraktivitas, sementara rekan-rekan lainnya banyak yang belum tentu selepas acara kemarin masih kuat beraktivitas...
dan Alhamdulillah masih bisa ngeblog hingga detik ini