Dari tulisan-tulisan saya sebelumnya, semua orang selalu mempersoalkan ini jilbab apa kerudung...bagi saya sih gak masalah, kalau orang jadul ya bilangnya saya kirang kerudung, termasuk model HR Rasuna Said itu... Untuk yang model HR Rasuna Said dan santriwati jaman baheula ini, berikut gambarannya agar jelas...(abis kalau disuruh peragaan ya repot, huehehehehe)...Nah, biar juelas...monggo dilihat nih
a. Kain kerudung bahannya dari selendang panjang dengan renda dipinggirnya, warnanya sih biasanya cerah. Bahannya juga tebal, atau bisa dengan kain jilbab panjang putih dilapis selendang berenda...batasnya juga melampaui pundak dan menutup dada. Caranya dengan dililitkan hingga hanya terlihat wajah seperti menggunakan jilbab biasa, tapi dikancingkan dekat pipi kiri, seperti contoh HR Rasuna Said itu. b. Untuk bajunya....dianjurkan menggunakan kebaya lebar, disesuaikan dengan santriwati tempo doeloe...yang memakai kebaya lebar atau baju atasan seperti baju kurung Melayu. (coraknya terserah asal gak kelihatan moderen)...bahan mengkilap kayaknya gak perlu dech...pakai yang simpel aja. c. Sedang untuk bawahannya, gunakan saja batik, tapi agak lebar ya biar jalannya leluasa.
Kurang jelas? hehehehehe, hubungi saya sekali lagi, mumpung kurang 10 hari lagi lhoo
Bambang Priantono 120508 (gambarnya sama seperti kemarin....)
nek ndik ndesoku jilbab segi empat dibikin dilipat ketemu ujung sehingga berbentuk segitiga trus dipakai kerudung tapi gak dipeniteni, langsung disampirno ae. santriwatine ayu-ayu lho Dik... hehehehe