Indonesia, Dangerously Beautiful!!!!

Seratus tahun katanya kita bangkit
Terbangun kita dari buaian jajahan yang memabukkan
Bergerak kita melepas diri dari sang kolonialis, katanya
Meretas dari kandang macan masuk kandang singa

Lepas dari penjajahan bule
Terjajah oleh bangsa sendiri
Sempatlah kita jadi gemilang
Eh, malah kejeblos jumblang

Sang Eyang lengser saat kebangkitan nasional
Sorak sorai gembira ria karna ganti penguasa
Perjuangan mahasiswa belum selesai
Ada yang terlena ada yang terus berjuang

Seratus tahun katanya kita bangkit
Harga minyak kok malah naik
Pemerintah masih menghembus-hembuskan
E alah, harga-harga kok nyolong start

Antrian bensin sama kayak sembako
Biasa Om, kita ini kan gampang panik
Sampe ada yang nginep-nginep
Bagaikan pungguk merindu bulan (kalau bulan tua)

Subsidi mau dicabut, BLT mau dikucur
Jaminan naon atuh 
Apa betul bisa dipercaya ditengah melonjaknya harga
Aku khawatir kalau dana itu justru digelap-gelapkan

Seratus tahun katanya kita bangkit
Para penggemar moge merayakan dengan caranya sendiri
Sayang, tur kebangkitannya malah tidak simpatik
Jatah bensin rakyat malah diserobot

Jadi orang miskin, susah….jadi orang kaya, salah
Harga-harga macam kuda renggong
Melonjak-lonjak kayak orang gila
Yang kaya pusing, yang miskin tujuh keliling

Katanya kita disuruh berhemat
Listrik matikan agar anggaran bisa dipangkas
Tapi yang gede-gede masih terus boros
Teladannya aja kayak gini, gimana dengan bawahnya

Seratus tahun katanya kita bangkit
Beban torang justru makin berat
Yang diatas rasuah kiri kanan
Yang bawah korupsi apaan

Sepuluh tahun juga kita lepas dari totalitarianisme
Gerakan serasa kian melempem
Aksi mahasiswa sudah tak sejernih dulu
Ujung-ujungnya kok malah berantem

Seratus tahun katanya kita bangkit
Tapi tayangan di televisi kian mengerikan
Kerusuhan, kericuhan, ribut-ribut, sinetron dan gosip gak mutu jadi menu 
Kapan bisa cerdas kalau dicekokin beginian terus

Weleh, weleh, weleh kata si Komo
Sudah mau seratus tahun kita bangkit
Bisakah torang benar-benar bangkit
Apa hanya bak menunggu Godot

Korupsi terus dibongkar
Yang nampak hanyalah ujung gunung es
Masih banyak yang harus diungkap
Karena sudah mengakar dan mengurat

Yang kaya merenda emas
Yang miskin merenda nestapa
Perayaan kebangkitan ini mungkin meriah
Tapi makna yang didapat…wallahualam


Bambang Priantono
140508




12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
tembangpribumi wrote on May 13, edited on May 13
Semalam ada dialog seru di Metro soal Kebangkitan Nasional...Nonton gak?
bambangpriantono wrote on May 13
Semalam ada dialog seru di Metro soal Kebangkitan Nasional...Nonton gak?
Aku pas keturon ning...hehehehehehe
harxnext wrote on May 13
=>BBM (Bola Bali Mundhak)

denger2 kalo BBM nggak di naikin kita bakal kena bencana kelaparan Om... menurut sampeyan piye?
semarangkatropolitan wrote on May 13
kebangkitan nasional yang disambut kenaikan harga BBM dan pangan dunia...
bambangpriantono wrote on May 14
=>BBM (Bola Bali Mundhak)

denger2 kalo BBM nggak di naikin kita bakal kena bencana kelaparan Om... menurut sampeyan piye?
Wis ra iso mikir ki..hehehehe
bambangpriantono wrote on May 14
kebangkitan nasional yang disambut kenaikan harga BBM dan pangan dunia...
Itulah, karena globalisasi lagi
ilzaf wrote on May 14
puisimu ini indah sekali....
bambangpriantono wrote on May 14
ilzaf said
puisimu ini indah sekali....
Biasa wae Li...ungkapan jengkel atas situasi...
agustianwar wrote on May 14
Kebangkitan itu adalah semangat Cak; kalau nggak, kapan lagi dong....?
bambangpriantono wrote on May 15
Kebangkitan itu adalah semangat Cak; kalau nggak, kapan lagi dong....?
Iya, harusnya semangat bareng...terus terang skeptis saya dengan keadaan sekarang ini...
sastralarasati wrote on May 23
Saya mampir ke rumah web anda, terima kasih. Saya akan mengikuti lomba puisi tentang kebangkitan nasional dan di sini saya mendapat inspirasi. Tenang.......saya bukan penjiplak karya orang. salam: LArasati
bambangpriantono wrote on May 23
Saya mampir ke rumah web anda, terima kasih. Saya akan mengikuti lomba puisi tentang kebangkitan nasional dan di sini saya mendapat inspirasi. Tenang.......saya bukan penjiplak karya orang. salam: LArasati
Salam juga...semoga keaslian karya anda tetap terjaga
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help