Indonesia, Dangerously Beautiful!!!!

Kata-Kata Yang Terpulung

Category:Other
Berikut ini adalah kata-kata bahasa Indonesia yang sudah mulai dipakai dibeberapa media.
Penyintas merupakan padanan dari ‘survivor’ dalam bahasa Inggris. Kata ini muncul di RCTI (stasiun TV swasta).
Contoh :
Penyintas (survivor) kekerasan masa pacaran

Sedang kata ‘Pemakzulan’ merupakan padanan dari kata ‘impeachment’ dan sudah banyak dipakai dibeberapa media cetak.
Contoh :
MPR berhak melakukan pemakzulan apabila presiden tidak dapat mempertanggungjawabkan tugasnya.

ReviewReviewReviewReviewReviewLirik Lagu 'MEMANG BEDA'Apr 18, '08 8:16 PM
for everyone
Category:Music
Genre: Pop
Artist:Donita (Cipt Melly Guslow)
Lagu ini menjadi jingle TVONE (penjelmaan Lativi) yang oke punya. Karakter suara Donita pas sekali dengan lagu yang dibawakannya, dan karena tangan dingin Melly Guslow akhirnya kena juga dihati...Sesuai dengan semboyan TVONE, Memang Beda

Bagi yang nyari liriknya, selamat menikmati

Antara yang sama ada beda
Rasaku merindu rindu beda
Duniapun tertawa melihat aku beda
Karena aku beda aku memang beda

Reff:*
Cahaya tertangkap cahaya yang beda
Cintaku yang ku punya cinta beda
Ku tunjukkan dengan hati ku buka telingamu
Ku buka matamu lihat aku beda

**
Cepat kau tangkap aku
Berlari dan peluklah aku
Ku manjakanmu dengan semua yang aku punya

***
Selagi ada aku tak ada yang lebih berbeda
Akulah yang paling berbeda hanya untukmu
Memang beda




Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, dkk
Dari satu rangkai cinta, digabungkan dengan cinta yang lain berpadu dengan kisah-kisah penuh kecintaan yang universal dan tidak sempit akhirnya terangkai juga dalam satu wadah buku.
Kesan pertama saat membaca buku ini adalah…..seberapa besar cinta itu? Kenapa bisa menjadi satu giga, kenapa bukan disebut cinta tidak berbatas atau unlimited love? Bukankah cinta tidak ada batas-batasnya? Judul ini membuat saya bertanya-tanya meskipun sebenarnya sudah dirembug dan dijadikan bahan polling dengan suara terbanyak. Pilihan yang sangat demokratis dimana pada saat-saat awal pengumpulan buku itu banyak hambatan dan cobaan menghadang serta benturan dimana-mana. Syukurlah akhirnya buku ini terbit.
Seberapa luas cinta itu? Anda dapat menemukannya dalam buku yang dimotori rekan-rekan multiplier Indonesia ini. Bahkan Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia yang notabene juga multipliers sangat menyemarakkan isi buku ini. Memang sudah ada blogger yang menghasilkan sebuah buku, bahkan sudah menerbitkan beberapa buku pula, tetapi One Gigabyte of Love ini merupakan kumpulan tulisan para blogger yang terangkum jadi satu dan untuk pertama kalinya di Indonesia, yang mungkin belum diikuti negara-negara lainnya.
Ini yang pertama di Indonesia! Buku berisi kumpulan tulisan para blogger khususnya multipliers!
Dengan format seperti Chicken Soup for The Soul atau tepatnya for The Blogger Soul, buku ini mengajak pembaca untuk menikmati alur pikir para penulisnya. Reaksi pelana kuda akan anda temui disana, termasuk gaya bercerita para kontributornya yang beragam. Dari yang mengharu-biru, menggelitik, lucu, datar-datar sepanjang jalan kenangan, meledak-ledak, kalem dan pendek kata pembaca seolah berada dalam sebuah roller coaster raksasa yang kesemuanya masuk dalam satu benang merah, yakni cinta.
Bukan cinta makna sempit yang akan anda lihat, tapi cinta dalam makna universal, persahabatan, sudut pandang, asa dan harapan serta banyak lagi yang akan anda lihat. Gaya bahasanyapun juga dibiarkan apa adanya, sesuai dengan karakteristik penulis masing-masing yang sudah barang tentu berbeda.
Buku setebal 290 halaman terbitan Lingkar Pena Publishing ini patut menjadi bagian dari kepustakaan anda, karena begitu dalam kisah yang diungkapkan. Dengan segmentasi yang jelas seperti : Tentang Cinta dan Pengorbanan, Tentang Makna dan Pengajaran, Tentang Sikap dan Sudut Pandang, Tentang Asa dan Tawa, Tentang Perhatian dan Persahabatan dan Tentang Sakit dan Kematian insyaallah pembaca akan mudah mencari dan pada ujungnya akan berjumpa dengan benang merah yang sama, yakni ….cinta. Cinta yang memperkaya jiwa.

Rangkuman Cinta dari Alam Maya akhirnya melebur jadi satu, One Gigabyte of Love. Bukan karena saya salah satu kontributornya saya memberi nilai sempurna, tapi memang buku ini benar-benar luar biasa bagi saya, dan tentu juga bagi yang lainnya.


ReviewReviewReviewReviewNama-Nama Keluarga Bebek (Disney) dalam 3 BahasaFeb 11, '08 6:19 PM
for everyone
Category:Other
alam perjalanannya, nama-nama tokoh Disney baik yang difilmkan maupun yang hanya ada dalam komik dibeberapa negara akan berubah sesuai dengan budaya dan bahasa setempat. Berikut ini adalah nama-nama keluarga Bebek (Disney) dalam 3 bahasa, yakni bahasa Inggris, Belanda berikut bahasa Indonesianya.
Sedangkan di Malaysia, nama-nama tokoh tetap sesuai dengan nama aslinya dalam bahasa Inggris

Cornelius Coot – Cornelis Prul – Kornelis/Kornelius Prul
Clinton Coot – Theodoor Prul – Teo Prul
Gertrude Gadwall – Petronella Prul – Petronela Prul
Gretchen Grebe – Sjaantje Prul-Waterhoen – Luinda Bekisar
Casey Coot – Koenraad Prul – Kun Prul
Elvira’grandma’ Coot – Dora ‘Oma’ Duck-Prul – Dora ‘Nenek Bebek’ Prul
Humperdink Duck – Wilhelmus Duck – Wili Bebek
Cuthbert Coot – Wouter Waterhoen – Puter Prul
Fanny Coot – Annie Prul – Ani Prul
Luke Goose – Archibald Gans – Arkibal Angsa
Pintail Duck – Bootsman d’Eendt – Andi Kelasi
Sir Eider McDuck – Sir Eider McDuck – Bangsawan Eder Bebek
Sir Stuft McDuck – Sir Muf McDuck – Bangsawan Max Bebek
Sir Swamphole McDuck – Sir Leip McDuck – Bangsawan Robin Bebek
Sir Roast McDuck – Sir Cholesterol McDuck – Bangsawan Kolesterol Bebek
Hugh ‘Seafoam’ McDuck – Dorus Duck – Dorus Bebek
Malcolm McDuck – Sir Dagobertus McDuck – Bangsawan Goberius Bebek
Sir Quackly McDuck – Sir Quack McDuck – Bangsawan Quak Bebek
Molly Mallard – Sulfie McMatch – Sulfi Korekapi
Dirty ‘Dingus’ McDuck – Knoest McDuck – Kuskus Bebek
Quagmire McDuck – Jeremias Boerstel Backenbaerth – Jimi Bebek
Angus ‘Pothole’ McDuck – Angus McDuck – Angus Bebek
Jake McDuck – Jacob McDuck – Jacob Bebek
Fergus McDuck – Fergus McDuck – Fergus Bebek
Downy O’Drake – Ma McDuck – Klemen Bebek
Eider Duck – Driekus Duck – Andolf Bebek
Lulubelle Loon – Zwaantje Meerkoet – Lulu Kepang
Daphne Duck – Trijntje Duck – Trince Bebek
Goostave Gander – Fortunus Geluk – Fortunus Bebek
Quackmore Duck – Woerd ‘Snater’ Duck – Kweker Bebek
Hortense McDuck – Hortensia Duck – Hortensia Bebek
Scrooge McDuck – Dagobert Duck – Gober Bebek
Matilda McDuck – Doortje Duck – Matilda Bebek
Della Duck – Dumbella Duck – Dumbella Bebek
Donald Duck – Donald Duck – Donal Bebek
Gladstone Gander – Guus Geluk – Untung Angsa
Fethry Duck – Diederik Duck – Didi Bebek
Abner ‘Whitewater’ Duck – Wisse Duck – Wutter Bebek
Gus Goose – Gijs Guus – Agus Angsa
Huey Duck – Kwik Duck – Kwik Bebek
Dewey Duck – Kwek Duck – Kwek Bebek
Louie Duck – Kwak Duck – Kwak Bebek
Daisy Duck – Katrien Duck – Desi Bebek
April Duck – Lizzy Duck – Titi Bebek
May Duck – Juultje Duck – Tita Bebek
June Duck – Babeltje Duck – Tati Bebek


ReviewReviewReviewReview(Pulungan Kata Hari Ini) : CEWEK dan COWOKFeb 7, '08 6:27 PM
for everyone
Category:Other
Sejak dua atau tiga dasawarsa terakhir abad ke-20 kata ‘cewek’ dan ‘cowok’ sudah menjadi makanan kosakata kita sehari-hari khususnya dalam situasi informal alias akrab. Cewek artinya adalah gadis atau remaja putri, dan dalam padanan bahasa tetangga adalah minah. Kata cewek selalu juga digandeng alias kosok bali dengan cowok. Asal usulnyapun adalah dari inovasi kaum remaja yang selalu ingin menciptakan kata-kata baru dengan mengganti kosakata yang sudah usang.
Konon kata ‘cewek’ berasal dari sebuah dialek Cina ‘ciwe’ yang berarti ‘alat kelamin perempuan’. Nah, agar kata ini tidak terdengar kasar atau tidak menonjol makna aslinya, maka kalangan remaja mengubahnya menjadi kata ‘cewek’, dan agar keindonesiaannya lebih terlihat, maka dibuatlah lawan katanya yakni ‘cowok’.
Konon pada awal berkembangnya kata ‘cewek’ ini, penutur bahasa Jawa merasa ragu atau setengah jijik ketika mendengarnya. Karena kata ini mengasosiasikannya dengan kata ‘cawik’ (Jawa Tengah) dan ‘cewok’ (Jawa Timur) yang berarti membasuh dubur setelah buang air besar alias istinjak dalam bahasa agamanya. Malahan ada guyonan, kalau waria disebut saja dengan kata ‘cewok’ (cewek plus cowok), yang ini berarti akan terdengar jorok.
Kata ‘cewek’ sudah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sedangkan kata ‘cowok’ malah belum.

(Sumber, Intisari Mei 2004)

Category:Other
‘Anda’ adalah kata ganti tunggal kedua yang merupakan bentuk penghormatan pada seseorang. Sama halnya dengan Vous dalam bahasa Prancis, U dalam bahasa Belanda, atau Sie dalam bahasa Jerman.
Kata ‘Anda’ ini sebenarnya adalah nama orang dan untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Kapten (AURI) Sobirin di Harian Pedoman pada tahun 1950an. Kata ini dipergunakan dalam ragam resmi dan tidak dapat dipakai dalam situasi informal. Konon, kata ‘Anda’ diambil dari nama penyanyi yang jadi favorit Kapten Sobirin.
Dan sejak itu kata Anda kian meluas hingga menjadi bagian dari bahasa kita sekarang ini.

Category:Other
Anda pasti penggemar komik-komik Walt Disney bukan? Terlebih lagi Donal Bebek, Miki Tikus dan kawan-kawannya. Tapi mungkin hanya sedikit yang tahu nama asli mereka dalam bahasa aslinya juga. Biasanya penerjemahan nama tokoh Disney kedalam bahasa Indonesia ini sering dan banyak diambil dari bahasa Belanda, sedang sebagian lagi diambil dari bahasa Indonesia secara langsung.
Berikut ini sebagian diantaranya

Donald Duck – Donal Bebek
Daisy Duck – Desi Bebek (di Belanda disebut Katrien Duck)
Scrooge McDuck – Gober Bebek (diambil dari kata Dagobert)
Huey Duck – Kwik
Duey Duck – Kwek
Louie Duck – Kwak
Grandma Duck – Nenek Bebek
Gladstone Gander – Untung Angsa
Neighbor J.Jones – Pokijan
Fethry Duck – Didi bebek (dari kata Diederik)
Goofy – Gufi
Pluto – Pluto
Chip n Dale – Kiki & Koko
Magica de Spell – Mimi Hitam
Princess Oona – Una
Gyro Gearloose – Lang Ling Lung
Emily Quackfaster – Nona ketik
Horace Horsecollar – Karel Kuda
Clarabell cow – Klarabela
Mickey Mouse – Miki Tikus
Minnie Mouse – Mini Tikus
Bolivar – Lubas (anjing St Bernard peliharaan Donal Bebek)
Cornelis Coot – Kornelis Prul (ikut Belanda)
Madam Mim – Madam Mik Mak
The Beagle Boys – Gerombolan Siberat
The Junior Woodchuck – Pramuka Siaga
Ludwig von Drake – Profesor Otto
Black Pete – Boris
Zeke Wolf / Big Bad Wolf – Midas Serigala/ Serigala Jahat
Lil Bad Wolf – Serigala kecil
Practical Pig – Snor
Fiddler Pig – Snir
Fifer Pig – Snar
Gus Goose – Agus Angsa
Brigitta McBride - Brigitta

Sebutan di Malaysia apa?


Category:Other
Ini ada lagi contoh kosakata Melayu Ambon berikut kalimatnya...
Bagi anda yang ingin belajar, silakan...

(Heran dech, gue org Jawa belum pernah ke Ambon kok malah ngajarin Ambon seh?)


B

Badoa : berdoa
Contoh kalimat :
Mari katong badoa voor ini bangsa : mari kita berdoa untuk bangsa ini

Baileo : balai pertemuan untuk pertemuan desa atau adat.
Contoh kalimat :
Dong ada demo di baileo negri malubeta : mereka sedang berunjukrasa dibalai negeri malubeta.

Bakasang : terasi atau belacan
Contoh kalimat :
Coba ale tamba akang tu bakasang : coba kamu tambahkan terasinya

Bakubae : damai, berdamai
Akar katanya dari kata baku (saling) dan bae (baik)
Contoh kalimat :
Dolo oras masi ada kerusuhan, katong cuma bisa bakudapa di pasar bakubae : Dulu waktu masih kerusuhan, kita hanya bisa jumpa di pasar damai.

Bakudapa : bertemu, jumpa
Akar kata dari baku (saling) dan dapat
Contoh kalimat :
Kamareng Nyong Ba ada bakudapa deng Susi di Karang Panjang : Kemarin Nyong Ba berjumpa Susi di Karang Panjang
Hari raya beso beta bakudapa deng beta pung sodara piara di Malesia : Hari raya besok, saya akan bertemu dengan saudara angkat saya di Malaysia

Baku malawang : melawan, bertengkar
Contoh kalimat :
Oee, jang baku malawang deng beta, nanti beta toki lai! : Hei, jangan melawan aku, kupukul kau nanti!

Balaga : berlagak
Contoh kalimat :
Jang balaga talalu di ini kampong : jangan berlagak dikampung ini
Lak’laki tu paling balaga : lelaki itu paling berlagak

Balagu : sikap tidak pasti antara suka dan tidak
Contoh kalimat :
Kalo Markus datang, Yohana paling balagu : Kalau Markus datang, Yohana bersikap antara suka dan tidak.
Beta mo tanya se, tapi se paling balagu : Aku ingin nyatakan cinta, tapi nona menunjukkan sikap antara suka dan tidak.

Bale : balik
Contoh kalimat :
Oma su bale ka seng? : Nenek sudah balik belum?

Bale muka : memalingkan muka
Contoh kalimat :
Dia biking beta bale muka tagal malu hati deng dia pung kalakuang : Dia buat aku memalingkan muka, karena malu dengan kelakuannya

Bali : beli
Contoh kalimat :
Kalo beta pi ka Surabaya, pasti beta bali baju voor anana dikampong : kalau saya pergi ke Surabaya, saya pasti beli baju untuk anak-anak dikampung.

Balisah : gelisah
Contoh kalimat :
Itu barita biking balisah satu kampong : berita itu membuat gelisah satu kampung

Baloleng : mengacu pada aktivitas jalan-jalan tanpa tujuan pasti, atau marah untuk kebaikan
Contoh kalimat :
Ose baloleng kemana ni? : kamu jalan kemana saja?

Balumpa : berlompatan, melompat
Contoh kalimat :
Tu anana ada balumpa-lumpa dipante : anak-anak itu berlompatan dipantai

Bamaki : memaki-maki
Contoh kalimat :
Ina Hatu bamaki Caca Wati di muka rumah : Ina Hatu memaki-maki Caca Wati di muka rumah.

Bandera : bendera
Berakar dari kata ‘bandeira’ yang merupakan kata Portugis
Contoh kalimat :
Kibar bandera oras hari mardika : kibar bendera waktu hari kemerdekaan

Bangka : bengkak, memar
Contoh kalimat :
Dong baku inja kaki sampe bangka-bangka : mereka injak-injak kaki sampai kaki bengkak.

Bapa : bapak, selain itu juga dipakai untuk menamai pendeta lelaki
Contoh kalimat :
Beta pung bapa su ada tunggu dimuka : Ayahku sudah menunggu didepan
Bapa Yohanes beso pi terbang ka Jakarta : Bapa Yohanes besok terbang ke Jakarta

Bapa raja : kepala desa, kepala kampung
Contoh kalimat :
Tuang Latuihamallo dapa tunju jadi bapa raja di ini kampong : Pak Latuihamallo ditunjuk jadi kepala desa di kampung ini.

Bapili : memilih (mengundi kata orang Malaysia)
Contoh kalimat :
Bapili sapa di pemilu 2009 nanti? : pilih siapa di pemilu 2009 nanti?

Barapa : berapa
Contoh kalimat :
Se bali barapa tu komputer? : Kamu beli berapa komputer itu?

Barenti : berhenti
Contoh kalimat :
Barenti e! jang masu dalang dolo! : berhenti! Jangan masuk kedalam dulu!
Beta sedi tagal beta musti barenti karja : aku sedih karena harus berhenti kerja

Barmaeng : bermain
Contoh kalimat :
Paling sanang beta barmaeng aer di Air Basar : Aku paling suka bermain air di Air Besar (air terjun di pulau Ambon)

Baronda : berkeliling
Contoh kalimat :
Malam-malam paling sadap baronda disini : Malam-malam paling enak berkeliling disini

Basar : besar
Contoh kalimat :
Camu pung ana su basar e : Anak si Camu sudah besar ya

Basena : bersenang-senang
Contoh kalimat :
Jang basena talalu, loko punggul sadiki-sadiki voor beso : jangan bersenang2 melulu, tabunglah sedikit untuk besok

Basena batunang : berpacaran
Contoh kalimat :
Acang deng Wati su basena batunang lama : Acang dan Wati sudah lama berpacaran

Basisou : suka menceritakan kejelekan orang lain
Contoh kalimat :
'Jang pi dudu basisou disitu' = Jangan pergi duduk untuk menceritakan kejelekan orang lain disitu.

Basudara : bersaudara, saudara
Contoh kalimat :
Katong samua basudara : kita semua bersaudara
Beta ada lima basudara : saya lima bersaudara

Batareak : berteriak
Contoh kalimat :
Ei, jang batareak o! Bet bisa pica talinga !: Heh, jangan berteriak! Telingaku bisa pecah

Batimbang : mempertimbangkan
Contoh kalimat :
Kalo mo bakaweng, musti batimbang bae-bae : kalau ingin menikah, harus dipertimbangkan masak-masak.

Batimbang sabala : pilih kasih, berat sebelah
Contoh kalimat :
Batimbang sabala tar bae voor anana pung perkembangan : pilih kasih tidak baik bagi perkembangan anak-anak

Baterek : mengganggu, mengejek
Contoh kalimat :
'Ose kalo jadi kaka jang suka baterek ade-ade' : Kamu kalau jadi kakak, jangan suka mengganggu adik-adik.

Batul : betul, juga dipakai untuk penyangatan
Contoh kalimat :
Gaga batul e! : gagah banget!/ keren banget!/ lawa sangat!

Bawarmus : Istilah untuk menyuruh orang menghabiskan pekerjaannya sampai tuntas, tapi terserah orang tersebut
Contoh kalimat :
Loko pi bawarmus nasi kuning sana la se diam disitu : pegang dan selesaikan masak nasi kuning saja biar kamu diam disitu.

Bembeng : bimbing
Contoh kalimat :
Dia tu masi kacil, harus kas bimbing bae-bae : dia itu masih kecil, harus dibimbing dengan benar.

Bendar : kota
Contoh kalimat
Pi ka bendar ka seng? : pergi ke kota nggak?

Beta : saya, aku
Dalam semua situasi kata ganti ‘saya’ dan ‘aku’ bermakna ‘beta’. Dalam bahasa Melayu Ambon, Kupang dan Banda, ‘beta’ dipakai untuk bahasa sehari-hari. Berlawanan dengan penggunaan ‘beta’ dalam bahasa Melayu dibarat yang dipakai raja-raja.
Contoh kalimat :
Beta pung nama Ana : nama saya Ana
Kas beta satu e : beri saya satu
Dia pung kata biking beta jumawa : kata-katanya membuatku sangat marah

Biden : berdoa
Berasal dari bahasa Belanda ‘bidden’
Contoh kalimat :
Oma Yohana ada biden-biden di gareja skarang : Nenek Yohana sedang berdoa di gereja sekarang.

Biking : bikin, membuat, menyebabkan
Contoh kalimat:
Ini asida paling sadap e, sapa yang biking akang? : Kue asida ini enak sekali, siapa yang membuatnya?

Bisi-bisi : bisik-bisik
Contoh kalimat :
Ssst, jang kras-kras, katong bisi-bisi sa : Ssst jangan keras-keras, kita bisik-bisik saja.

Blakang : belakang
Contoh kalimat :
Dia ada di jiku blakang : dia ada dipojok belakang

Bobou : bau
Contoh kalimat :
Paling bobou ose lai, pi mandi sana suda! : Kamu bau betul, mandi sana!

Bodo : bodoh
Contoh kalimat :
Bodo-bodo biking susa hidup lai : bodoh-bodoh buat hidup susah

Botol manci : sejenis setan
Contoh kalimat :
Oras beta masih anana ucing, orang tatua suka bacarita tentang botol manci : Waktu aku masih anak-anak, orangtua suka cerita tentang botol manci.

Bu : panggilan untuk laki-laki, sama dengan bang, bung, mas, dst
Contoh kalimat :
Bu Sunday : Bung Sunday
Bu Cano : Bung Cano

Bulang : bulan
Contoh kalimat :
Bulang apa skarang? : bulan apa sekarang?

Bulang trang : bulan purnama
Contoh kalimat :
Wer ada bae e, apalai ada bulang trang, sadap par dudu-dudu hotu: Cuaca baik nih, apalagi ada bulan purnama, enak untuk duduk-duduk diluar

Bumbungan kapala : ubun-ubun
Contoh kalimat :
Panas mati lai, sampe bumbungan kapala : panas banget nih, sampai ubun-ubun

Burong kondo : bangau
Contoh kalimat :
Tarada burong kondo disini : tidak ada burung bangau disini

Burong Pombo : burung merpati
Contoh kalimat :
Burong Pombo tamasu burong yang tar suka bakanda : burung merpati termasuk burung yang tidak suka berselingkuh.

Busu : busuk
Contoh kalimat :
Biar tasimpan jua, bangke busu pasti bobou : biar disimpan juga, bangkai busuk pasti muncul baunya

Busu-busu : jelek-jelek
Contoh kalimat :
Busu-busu, nona ambong jua lai : Jelek-jelek gadis ambon lah

(Bersambung)

Category:Other
Tabea nyong, non, upu, usi, babang,caca...
Ini merupakan pendetailan/ update dari kamus Ambon-Indonesia versi saya sebelumnya, dimana ada yang lebih suka jika diberi contoh kalimat (ayat)nya sekaligus...nah, biar tidak pusing-pusing lagi, khususnya yang ingin tahu lebih banyak tentang bahasa Melayu Ambon berikut kalimat (ayat)nya yang menunjukkan ciri khas logat Melayu Indonesia Timur. Disini saya semalam berusaha menyusunnya...baik mengambil kalimat dari beberapa situs, maupun buatan saya sendiri (berdasarkan pengalaman)...Semoga bermanfaat

Selamat menghayati (teruntuk Fazli dari Malaysia khususnya)
Salamate, amato

A

Abang :
Kata ini dipergunakan untuk menyebut lelaki, khususnya di kalangan Muslim

Ada :
Selain untuk menerangkan eksistensi, juga berfungsi sebagai present continuous yang dalam bahasa Indonesia sama dengan ‘sedang’
Contoh :
Nyong Ba ada tidor : Abang Ba sedang tidur
Jang masu, mama ada mara : Jangan masuk, ibu sedang marah

Aér kabor :
Istilah ini selain juga untuk menyatakan ‘air keruh’, juga bermakna idiomatis yang bermakna ‘suasana kacau’
Contoh kalimat :
Beta su nanaku dia, kalo dia datang pasti aer kabor : aku sudah tandai dia, kalau dia datang pasti kacau.

Akang :
Fungsinya adalah sebagai pengganti kata ‘it’ dalam bahasa Inggris, dan susah diterjemahkan secara tepat. Tapi juga menjadi sufiks – kan…yang konon berakar dari bahasa Melayu dialek pulau Kalimantan
Contoh kalimat :
Ose taru akang disitu dolo : kamu taruh disitu dulu

Alé : kamu, anda, awak (gaya Malaysia)
Kata ini berasal dari bahasa Tana.
Contoh kalimat :
Ale mo pi mana sabantar sore? : Nanti sore kamu pergi kemana?

Aléng : lamban
Contoh kalimat :
Ada muda lai su aleng : masih muda sudah lamban

Amanisal : keranjang tempat mengumpulkan ikan
Contoh kalimat :
Beta dapa ikang gantar lai, os taru akang di amanisal

Amato : salam…
Konon berasal dari kata amo te dalam bahasa Portugis, yang makna aslinya ‘aku mencintaimu’, tapi didalam Melayu Ambon maknanya sama dengan salam penutup

Ambong : Ambon
Contoh kalimat :
Apa tempo se pi ka Ambong? : Hari apa kamu pergi ke Ambon?

Amper : hampir
Contoh kalimat :
Amper sa beta dapa bunu : hampir saja aku terbunuh

Ampong : ampun
Contoh kalimat :
Ai, ampong-ampong dia lai : Minta ampun deh dia

Ana : anak
Contoh kalimat :
Ao e, beta pung ana su lulus lai : Aiii, anakku sudah lulus

Ana kacupeng : anak kecil
Contoh kalimat :
Ana kacupeng tu tau babengkeng par orang tatua lai : anak kecil itu sudah pandai mengomel sambil bersungut-sungut kepada orangtua.

Anana : Anak-anak
Contoh kalimat :
Anana dong seng ada yang datang : anak-anak tidak ada yang datang
Anana ucing dong sekarang su banya pung HP : anak muda sekarang sudah ramai punya HP
Anana diwalang baganggu tarus : anak-anak di walang mengganggu terus

Angka : berangkat
Contoh kalimat :
Kapan os pi angka ka Gemba? : kapan kamu berangkat ke Gemba?

Antua : Beliau
Contoh kalimat :
Se su kastau antua ka apa? : kamu sudah beritahu beliau kah
Samua antua yang biking trus kalo seng ada antua, samua tu seng ada lai : Semuanya diciptakan oleh Dia, dan tanpa Dia semuanya tidak ada.
Kalo beta pulang telaat,, antua seng sono lai : kalau beta pulang lambat, beliau tidak tidur.

Arika : gesit, cergas, sejenis burung hutan
Contoh kalimat :
Beta pung ade paling arika : adikku paling gesit

Aso : suka ikut campur
Contoh kalimat :
Jang ba’aso kalo ada orang tatua ada dudu bicara : jangan mencampuri kalau ada orangtua tengah duduk bicara

Ator : atur
Contoh kalimat :
Ator bae-bae kamong pung barisan! : Atur baik-baik barisan kalian!


B
Ba’aso : suka itu campur
Contoh kalimat :
Jang ba'aso kalo orang tatua ada dudu bicara : jangan mencampuri kalau ada orangtua tengah duduk bicara

Babengkeng : mengomel sambil bersungut-sungut
Contoh kalimat :
'Ana kacupeng tuh tau babengkeng par orang tatua lai' = Anak kecil itu tahu mengomel sambil bersungut kepada orang tua lagi.

Bacarita : bercerita
Contoh kalimat :
Mari katong dudu bacarita disini sa : ayo kita duduk cerita disini saja

Bacico : sikap tidak tenang, bergerak kesana kemari
Contoh kalimat :
Beta su nanaku tu ana dar’tadi, dia bacico kasana kamari tarus : aku sudah tandai anak itu dari tadi, dia bergerak kesana kemari terus.

Badaki : kotor, berdaki
Contoh kalimat :
Ih, Ose paling badaki e, pi mandi suda! : Ih, kamu kotor banget dech, mandi sana!

Badang : badan
Contoh kalimat :
Dia pung badang basar e : badannya besar betul

Badansa : menari
Contoh kalimat :
Mari katong badansa rame-rame : mari menari sama-sama

Badaong : berdaun
Contoh kalimat :
Beta masi inga oras bet pung tete bacarita tentang batu badaong: Aku masih ingat waktu kakekku cerita soal batu berdaun.

Badara : berdarah
Contoh kalimat :
Lia Maria pung kaki, ada badara : Lihat kaki Maria, berdarah

Badiang : diam
Contoh kalimat :
Ale badiang jua lai, beta cuma mo tipu-tipu Tuangala: Kamu diam saja lah, aku cuma mau bohongi Tuhan

Badonci : bermusik
Contoh kalimat :
Ical tu paling pandai badonci : Ical tuh pandai bermusik

Bae : baik
Contoh kalimat :
Jang dudu disana sore-sore, tar bae : jangan duduk disana sore-sore, tidak baik
Eh, bae-bae, e : Hei, baik-baik
Antua mara par katong pung bae : Beliau marah demi kebaikan kita

Bagara : bergerak
Contoh kalimat :
Itu apa lai yang bagara-bagara dikusu-kusu? : apa itu yang bergerak-gerak di alang-alang?

Bahasa Tana : bahasa ibu, bahasa daerah, atau menurut pemahaman lain bahasa yang dituturkan dipedalaman
Contoh kalimat :
Bahasa Tana su banya yang ilang-ilang : bahasa daerah sudah banyak yang hilang.

Bajalang : berjalan
Contoh kalimat :
Jang bajalang tarus, beta lala e : jangan berjalan terus, aku lelah.

Bajualang : berjualan
Contoh kalimat :
Mo pi mana bu?, mo bajualang ampas tarigu : kamu mau kemana bung? Mau berjualan ampas terigu

Bakalai : berkelahi, marah-marah, bergaduh (istilah Malaysia)
Contoh kalimat :
Robet deng Thomas ada bakalai di jiku strat sana : Robert dan Thomas sedang berkelahi disudut jalan sana.

Bakanda : selingkuh, affair
Contoh kalimat :
Sio Obet lai, dia dapa tinggal dia pung maitua tagal bakanda : Kasihan si Obet, dia ditinggal istrinya karena berselingkuh.

Bakanor : berbicara sambil bersungut-sungut dengan suara tertahan dimulut
Contoh kalimat :
Oee ose bakanor apa di jiku rumah tuh?: Hai kamu bicara bersungut-sungut apa di pojok rumah?


Gambar : peta pulau Ambon


Category:Other
Melayu Kupang adalah varian Melayu Kreol yang dituturkan oleh masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya (propinsi Nusa Tenggara Timur), yang mana pada masa awalnya merupakan Lingua Franca antar kelompok yang membentuk kota Kupang ini sejak masa penjajahan Belanda, baik etnis Timor (Uab Meto), Tetun, Rote, Ndao, Sabu, Flores, Alor, Solor, Arab, Jawa, Cina, Bugis hingga Portugis dan Belanda, disatukan oleh varian Melayu ini..

Dari segi tata bahasa, Melayu Kupang identik atau serupa dengan Melayu Ambon maupun Manado. Namun ada kosakata-kosakata berbeda yang tidak ada di dua varian tadi...karena kuatnya pengaruh bahasa seperti Rote-Sabu maupun Belanda didalamnya...
Nah, bagi penutur bahasa Indonesia, tidaklah sulit untuk memahami tutur kata orang Kupang ini...bahkan bahasa Melayu Kupang kian merata diseluruh Nusa Tenggara Timur dengan adanya media-media yang memfasilitasi Melayu Kupang, seperti misalnya kolom 'TAPALEUK' di Pos Kupang yang sangat menarik...

Nah, ini sebagian dari kosakata Melayu Kupang, bagi penutur Melayu dimanapun, silakan periksa sama dan bedanya...

A
Ada : ada (selain keberadaan juga menunjuk kondisi sekarang)
Adi : adik
Adi nona : adik perempuan
Adu : aduh
Aer : air
Ama : bapak
Ame : ambil
Ana : anak
Ana kici : anak kecil
Andia : dia
Angka : angkat
Angka lagu : putar lagu
Ator : atur
Ator bae-bae : diatur saja
Awii : ungkapan kagum, heran

B
Ba’iu : jual mahal, bertingkah
Babalas : berbalas
Babaris : berbaris
Babunyi : berbunyi
Bae : baik
Bafoe : sibuk
Bai : baik
Bajalan : berjalan
Bajual : berjualan
Bakalai : berkelahi
Bakanal : berkenalan
Bakawan : berkawan
Bakores :
Baku liat : berpapasan
Balogat : cara bicara, logat
Balom : belum
Balurus : bersikap lurus
Bamaki : memaki
Bamasak : memasak
Baomong : ngomong
Banya : banyak
Banyanyi : menyanyi
Bapa : bapak
Bapanas : kepanasan
Baptua : dia, beliau
Bapukul : memukul
Barabut : berebut
Barapa : berapa
Baribu : beribu
Barita : berita
Baro'o :
Baruba : berubah
Basayang : saling menyayangi
Basong : kalian
Batabrak : menabrak
Batanya : bertanya
Batriak : berteriak
Batul : betul
Bauji : menguji
Be : saya (potongan dari beta)
Begena? : bagaimana
Bekin : bikin
Bepung : saya punya
Besar : besar
Beta : saya
Betong : kita
Bingung bodo : bingung betul
Bodok : bodoh, kurang tahu, belum tahu
Bokor : baskom
Bosong : kalian
Bini : istri
Bu : bung
Bunti :
Bunu : bunuh

C
Cari hal : cari perkara
Cepur : basuh
Cerek : ketel, ceret
Cuka minyak! : makian halus
Cules : tidak mau membantu

D
Da! : halo, mari
Dadiok :
Daging se'i : makanan khas Kupang terbuat dari daging
Dar : dari
Darmana : darimana
Deka : dekat
Deka-deka : dekat-dekat
Deng : dan, dengan
Dia : dia
Do : dulu
Do’i : cungkil, gali
Doi : duit, uang
Dolo : dulu
Dong : mereka

E

F
Falores : pulau Flores
Fam : nama keluarga
Frek : acuh, cuek

G
Gamatar : gemetar
Gara-gara : perkara
Glas : gelas
Gonceng : bonceng (sepeda motor)

H
Habok : pukul
Hamper : hampir
Harbabiruk :
Harim :
Hela : mengarahkan

I
Iko : ikut
Ina : ibu, nyonya
Itam : hitam
Itu su! : begitulah
Iya toh? : kan?

J
Jalan datang : mendekati, mendatangi
Jamput : jemput
Jang : jangan
Jang sampe : semoga tidak, mengawali praduga
Jao : jauh
Jeh : ungkapan keheranan, tepat, pas
Ju : juga

K
Kabas : kibas
Kaen : kain
Kake’ek : pelit
Kamaren : kemarin
Kambale : kembali
Kambali : kembali
Kanapa : kenapa
Karas : keras
Karmana : bagaimana
Karna : karena
Kasasar : kesasar
Kasetenggal : tinggalkan
Kasibeli : belikan
Kasihidup : hidupkan
Kasijatuh : kerjai
Kasimati : matikan
Kasitau : beritahu
Kas lap : mengepel
Katong : kita
Katumu : ketemu
Kawen : kawin
Ke : seperti, macam
Kentara : nampak
Kerbo : kerbau
Ketong : kita
Kinyang : kenyang
Koh : ungkapan mengakhiri pertanyaan,
Konco : teman
Konto : kentut
Konyadu : ipar
Korsi : kursi
Kotong : kita
Kurus : cabai

L
Lae : lagi
Lai : lagi
Laklaki : lelaki
Lam-lama : lama-lama
Lancar omong : terus bicara
Laru : sejenis minuman keras
Lauk : lauk pauk
Lebe : lebih
Lebi : lebi
Lia : lihat
Lonceng : jam tangan, arloji
Lu : kamu
Lu pung mau : salah sendiri

M
Ma : tapi
Main gila : mengganggu
Maitua : istri, nyonya
Malas tau : cuek
Maloi : mencari
Mama : ibu
Mamati : bentuk penyangatan, contoh : andia su talalu jahat mamati
Mamtua : dia (perempuan)
Mangamok : mengamuk
Mangkali : barangkali
Manyalak : menyalak, menjadi-jadi
Mara : marah
Masala : masalah
Maso : masuk
Mati : mati, sangat
Mati tadudu : mati berdiri
Meloi : mengintip
Mete : begadang
Minom : minum
Mo : mau
Muka : wajah
Musti : harus

N
Na : lah, nih
Nae : naik
Naraka : neraka
Ngali : bodoh
Nona : mbak, perempuan
Nyadu :
Nyong : mas, lelaki

O
O : ya…contoh “jang mara o” (jangan marah ya)
Olok : ejek
Oma : nenek
Omong kosong : bohong
Ontong : untung
Opa : kakek
Oto : mobil

P
Padhal : padahal
Pagawe : pegawai
Pajabat : pejabat
Pake : memakai
Pakian : pakaian
Pamalas : malas
Pamarenta : pemerintah
Pange : panggil
Pangko : pangku
Panta : pantat, bokong
Pantat : pantat, alat kelamin perempuan (kasar)
Papoko : pukul
Parmisi : permisi
Parsetan : persetan, cuek aja
Pasawat : pesawat
Pasiar : pesiar, jalan-jalan
Pata : patah
Payrasaan : malu, perasaan
Penu : penuh
Pi : pergi
Pi salamat : memberi selamat
Picah : pecah
Pigi : pergi
Pikiran : sedang susah, melamun, punya masalah pribadi
Pimana : pergi kemana, mau kemana
Po’a : tuang
Poi : wajah buruk, buruk rupa
Pokrol :
Penyok : bengkok, wajah buruk
Puka meyong : makian halus
Puka pelo : makian halus
Puki : alat kelamin perempuan
Puki mai : makian kasar
Pung : punya
Purak : jelek, buruk
Putar balik : tidak terus terang

R
Raba-raba : mengira-ngira
Rebis :
Roko : rokok
Ruba : ubah
Ruma : rumah

S
Sa : saja
Sadiki : sedikit
Sakola : sekolah
Sam : sama
Sambarang : sembarangan, semaunya
Sambel : sambil
Sanang : senang
Sapa : siapa
Sasando : alat musik petik khas Rote
Selamat! : (tidak usah pakai pagi, siang, sore dst)
So’a : dapat
Sodara : saudara
Son : tidak (kependekan sonde)
Sonde : tidak
Sonde toe : tidak peduli sekitar
Sono : nyenyak
Stel : buat, atur
Strat : jalan
Su : sudah
Sumendua : sudah mendua
Sun : cium
Surasa! : rasakan!
Susa : susah
Syalom : salam

T
Tacu : wajan
Taku : takut
Takuju : terkejut
Talalu : terlalu
Taman : teman
Taman konco : teman karib
Tampa : tempat
Tampias : tempias
Tana : tanah
Tapaleuk : pergi, bepergian
Tartau : tidak tahu
Tenggal : tinggal
Tete manis : Tuhan
Ti’i : bibi
Tidor sono : tidur nyenyak
Tidur : tidur, menginap
Togor : tegur
Toke : gosok rambut dengan tinju, ketok
Toki : ketok, pukul
To’o : paman
Turu tere :

V
Vermaak : permak, dirubah

W
Wah : lho
Weh : lho


(Gambar : Pulau Timor)


ReviewReviewReviewReviewReviewKAMUS MELAYU AMBON-INDONESIA (AKHIR)Aug 3, '07 5:47 AM
for everyone
Category:Other
Yah, demikian sekelumit kamus maya bahasa Melayu Ambon dan Indonesia yang bisa saya persembahkan bagi anda semua...
Hanya sekedar pulungan kata, belumlah sempurna....
Dangke banya voor bu, usi deng laengnya yang su kastau beta banya...

R
Rai : kira
Rai-rai : kira-kira
Rame : ramai
Rasa : rasa
Rekeng : hitung
Rembeng : jinjing

S
Sabala : sebelah
Sabarang : sembarang
Sadap : sedap
Sadiki : sedikit
Sagala hari : sepanjang hari
Sageru : minuman keras lokal
Sahua : sahut
Sajo : sejuk
Sakola : sekolah
Salam : Islam
Salamat : selamat
Salamate : salam
Samangat : semangat
Sambong : sambung
Sambunyi : sembunyi
Samonti :
Samua : semua
Sanapang : senapan
Sangko : sangkut
Saniri :
Sarani : Kristen
Sasa : sesak
Satambong : seabrek, aneka macam
Saule : lelaki muda yang tampan
Seng : tidak
Sibu-sibu : sepoi-sepoi
Sirang : siram
Sio! : wahai!
Sirang : siram
Skakar : pelit
Skrek : kaget
Slaber : membersihkan, menyapu
Slak : gaya
Slaken :
Smerlap :
Snup : jajanan
Soa-soa : biawak
Sodara : saudara
Sodara piara : saudara angkat
Soldadu : serdadu, pasukan
Sombayang : sembahyang
Sondor : tanpa, tidak
Sono : nyenyak, tidur
Sorong : dorong
Spook : hantu, cerita tidak masuk akal
Sprei : kain kasur
Spul : bilas pakaian (bilas akhir)
Stell : gaya, pasang
Strap : hukuman, sanksi
Strat : jalan
Su : sudah
Suanggi : guna-guna, pengguna ilmu hitam
Sumbur : sembur
Sungga : pisau, parang
Sungga-sungga :

T
Ta’urung-urung : beriringan, ramai-ramai
Tabadiri : berdiri tegak
Tabal : tebal
Tabaos : berteriak/memberitahukan
Tabea : hormat
Tacigi :
Tado-tado :
Tagae : terkait
Tagal : karena
Tagal cinta pung tahela : akibat cinta (biasanya berkonotasi negatif)
Tahang : tahan
Tajangke : terjangkit, terkena
Takikis : terkikis
Tako : takut
Takojo : terkejut
Talalu : terlalu
Talamberang: tak tentu arah
Talanjang : telanjang
Talapas : terlepas
Tali hulaleng :
Talinga : telinga
Talipon : telepon
Talucu : tertelan, meluncur
Tamang : teman
Tampa : tempat
Tampias : tempias, keluar, terpercik
Tana : tanah, negeri
Tandang : tending
Tanta : tante, bibi : makcik
Tanuar :
Taong : tahun
Tapaku : terpaku
Tapalang : kursi panjang dari pelepah sagu
Tar : tidak
Tarada : tidak ada
Tarbae : tidak baik
Tarlama : nanti
Taro : taruh
Tasangko : tersangkut
Tasirang : tersiram
Tata : bapak
Tatidor : tertidur
Tau : tahu
Tegel : ubin
Tempo : waktu
Testa : kepala
Tete : kakek : datuk
Tete manis : Tuhan
Tetenga : penyu
Tidor : tidur
Tikang : tikam
Tingkai : sombong, angkuh
Tipu : tipu
Tipu-tipu abu nawas : akal bulus
Toro : turut
Totobuang : jenis alat musik khas Maluku
Totoruga : penyu
Toki : pukul, getok, ketok
Tra : tidak
Tua-tua garongkong : tua bangka
Tuang : Tuan/Tuhan
Tuangala : Tuhan
Tumbu : tumbuk, pukul
Tunju : tunjuk

U
Ua : paman
Uang : uang
Ujang : hujan
Ulu : hulu
Umpang : umpan
Upu : panggilan kehormatan untuk laki-laki
Usi : panggilan untuk perempuan
Utang : hutan
Uwate : paman

V
Voor : untuk

W
Walang : rumah kecil
Warmus : istilah untuk menyuruh orang menghabiskan pekerjaannya sampai selesai, tapi dalam hal terserah orang itu
Wate : paman
Wer : cuaca

Z
Zonder : tanpa

ReviewReviewReviewReviewReviewKAMUS MELAYU AMBON-INDONESIA (K-P)Aug 2, '07 6:04 AM
for everyone
Category:Other
Kadangkala tata bahasa Melayu Ambon sendiri bagi saya sedikit membingungkan, karena terpengaruh dengan tata bahasa ala Eropa (terutama bahasa Portugis dan Belanda), dan juga bahasa-bahasa sekitarnya (termasuk bahasa Tanah). Yah, saya nanti dijurnal coba-coba jelaskan ah, siapa tahu bagi penggemar bahasa Melayu bisa banding-bandingkan...
Okey..

Ini kosakata berikutnya

K
Ka : ke
Kabaresi :
Kabong : kebun
Kacupeng : kecil, anak kecil
Kadera : kursi
Kaeng : kain : fabrik
Kaka : kakak
Kakarlak : kecoa, juga sebutan bagi orang kulit putih
Kaki tangan haringan : gesit
Kalabor : sembarangan, kurang teratur
Kalakuang : kelakuan, sikap
Kalo : kalau
Kaluyu : ikan hiu
Kamareng : kemarin : kelmarin
Kamari : kemari
Kamboti :
Kamong : kalian
Kampong : kampung
Kampong dalang mulu : memaksa diri berbicara bahasa ibu
Kanari : kenari
Kanes : kenes
Kanjoli :
Kantang : istilah untuk kaum penyuka sejenis
Kapala : kepala
Kapala batu : keras kepala
Kapista : atraktif (konotasi negatif)
Karikil : kerikil
Karja : kerja
Karoco : kroco
Karosi : kursi
Kas : sama dengan artikel ‘ber-, me-‘
Kas’jau : jauhkan
Kas’tau : beritahu : bagi tahu
Kastunju : menunjukkan
Kasana : kesana
Katagorang :
Katanggisang: mengigau
Katong : kita
Kawaja : pelit
Keku : mengusung di kapal
Kepeng : uang
Kes : monyet
Kewel : mulut besar, bohong
Kincing : kencing
Kintal : halaman
Kio : dong, lah
Kler :warna
Kodok : kodok : katak
Koi : tempat tidur
Koliling : keliling
Konci : kunci
Konci rekeng : akhirnya
Konto : kentut
Kopo-kopo : kupu-kupu
Kora-kora : sejenis kapal besar untuk berperang
Kukis : kue
Kusu : binatang hantu (tarsius)
Kusu-kusu : alang-alang

L
La kata : agar
Lai : penekanan, sama seperti ungkapan ‘lah’
Laipose : genit : melaram
Laki : lelaki
Lak’laki : laki-laki
Lampu storongking : lampu petromaks
Laste : akhir, ujung
Lau : perairan dalam
Lenso : saputangan
Lepe : sendok : sudu
Lia : lihat
Loga-loga : goyah
Loko : memegang/berpegangan
Lombo : lembut
Lonceng : jam tangan, arloji
Lumpa : lompat

M
Maar : tapi
Macang : macam, seperti
Maitua : istri
Makang : makan
Makang patita : tradisi makan untuk perdamaian
Malang : malam
Malas : malas
Malas tahu : acuh tak acuh
Malayu : melayu
Malele : meleleh
Malu hati : malu
Mampos : mampus, mati
Mancari : mata pencaharian
Mangamu : mengamuk
Mangarti : mengerti
Mange-mange :
Manginte : mengintai
Mangkali : barangkali
Mangkera : bergerak kesana-kemari
Manise : manis, indah
Maniso : sibuk/repot
Manyau : menyahut
Maraju : merajuk
Mardika : merdeka
Marinyo : polisi
Maske : meskipun
Masu : masuk
Mata jalan : ruas-ruas jalan
Mata lomba : jenis lomba
Mata ruma : keluarga
Matawana: bergadang sepanjang malam
Maueng:
Meku :
Mener : tuan (ditujukan kepada pejabat)
Mete-mete :
Meti : surut
Mir : dinding, tembok
Mister : peduli
Momo : paman, oom
Mongo-mongo : bodoh, ceroboh
Mulu : mulut
Mulu basantan : mulut berbusa
Mulu karepu : sejenis kurap dipinggir mulut
Mungare : pemuda
Musti : harus

N
Nae : naik
Nai : naik
Nama : nama
Nanaku : menandai, nanya
Nene : nenek
Ngungare: pemuda
Nodek : tidak perhatian sedikitpun
Nona : panggilan untuk gadis
Nona baju merah : istilah utk bunga pesta
Nusa : pulau
Nyong : panggilan untuk kaum pria
Nyong gogos : cowok ganteng

O
Oma : nenek
Onozel : genit : melaram
Ontal : menggulung/melipat
Opa : kakek : datuk
Orang : orang
Orang pake-pake : dukun, bomoh
Orang tatua : orangtua
Oras : waktu, saat : masa
Ortega : orang tenggara (untuk org asal Maluku Tenggara)
Ose : kamu
Oto : mobil : kereta

P
Padede : malu-malu
Padis : pedas
Paitua : suami
Palasi :
Paleo : lamban
Paling : paling
Palungku : tinju
Pangkotor : kotor
Panta : pantat, bokong
Papalele : pengumpul kerang di pantai
Papang : papan
Par : untuk
Parampuang : perempuan
Pardidu : tanpa arah
Parigi : sumur
Parlente : penipu
Parsis : persis
Pasisou : suka menceritakan kejelekan orang lain
Paskali : sangat, sekali
Pastiu : bosan
Pata : patah, petik
Pata cingki : petik cengkeh
Patamayang :
Patai : pamit
Pela gandong : sistem kerukunan antar dua kampung beda agama.
Pele : pilih
Pende : pendek
Pi : pergi
Picah : pecah
Pohong : pohon
Poka-poka : subuh
Polo : peluk
Pono : penuh
Poro : perut
Potar : putar
Pukol: pukul
Pung : punya
Punggul : pungut

ReviewReviewReviewReviewReviewKAMUS MELAYU AMBON-INDONESIA (F-J)Aug 1, '07 5:22 AM
for everyone
Category:Other
Dalam hal kosakata, bahasa-bahasa tanah termasuk juga kadang bahasa para pendatang seperti Buton dan sebagainya yang juga mengisi dan memperkaya budaya masyarakat kawasan Ambon dan sekitarnya. Konon istilah-istilah Buton juga masuk melalui istilah-istilah kelautan....

Selamat menghayati bagi anda....anda penutur bahasa Melayu, silahkan cari bandingannya dengan bahasa Kreol Melayu satu ini..

Babang, nyong, momo, tanta, usi, caca...tolong beta lai...ada kata-kata yang beta balong paham akang...terutama yang beta kosong akang itu...dangke..

F
Fam : nama keluarga
Felem : film
Fikir : pikir
For/voor : untuk
Forok : garpu
Fuli : bunga pala

G
Gaba-gaba : pelepah sagu
Gaco : istilah permainan kelereng, berupa kelereng utama
Gagartang : emosi berlebihan
Gagawang : antusiasme yang berlebihan
Galojo : rakus : gelojoh
Gamutu : ijuk
Garadus : kardus, dus
Gareja : gereja
Gargantang : kerongkongan
Garobak : gerobak
Garser : tumbuh
Gemeente : pemerintah : pentadbir
Gepe : jepit
Gici-gici :
Gilih-gilih : terbahak-bahak

H
Hahakae : bercanda dengan cerita2 bohong dan lucu
Handeke :
Haringan : ringan
Hayal : bergaya aneh-aneh untuk menarik simpati
Hela : angkat, arahkan, tarik
Hela kaki : angkat kaki
Helahai : mengeluh sambil menarik napas panjang
Hidop : hidup
Hokmat : berbicara dengan suara keras, tegas dan berwibawa
Hole-hole : bohong
Hongi : riuh, gaduh
Horomate : hormat
Hotu : pergi keluar
Huele : Teriakan keras dengan irama tertentu tanda kegembiraan

I
Iko : ikut
Iko-iko : ikut-ikut
Ilang : hilang
Ilang jalan : kesasar
Inga : ingat
Ingatang : ingat, perhatikan
Inte : intai
Isi bagara : cari perhatian
Iskakar : pelit
Iskola : sekolah
Istaga : astaga
Istamplas : terminal
Istori :cerita
Itang : hitam
Itang gampang : sangat hitam, mudah hitam

J
Jaganti : raksasa
Jalang : jalan
Jambatang : jembatan
Jang : jangan
Jantong : jantung
Jari mai : ibu jari
Jiku : pojok, sudut
Jingkal : jengkal
Jua : juga, saja
Jujaro : anak gadis
Jujaro deng mungare : pemudi dan pemuda
Jumawa : marah sekali

ReviewReviewReviewReviewReviewKAMUS MELAYU AMBON-INDONESIA (C-E)Jul 31, '07 2:23 AM
for everyone
Category:Other
Pengaruh bahasa-bahasa Eropa sangatlah terasa khususnya bahasa Belanda dan Portugis...kemudian ditambah bahasa-bahasa daerah setempat yang lambat laun punah. Bahasa yang acap disebut bahasa tanah ini masih bertahan didesa-desa muslim di ambon dan sekitarnya.

Ada yang mau nambahin? silakan...

C
Cabar :
Caca : kakak perempuan (biasa dipakai kalangan muslim)
Cakadidi : cari perhatian
Capatu : sepatu
Capeo : topi
Cari kanal : berkenalan
Cawaning : cemeti
Cecelepu : tidak berdaya, sok sibuk, kelabakan
Cengke : cengkeh
Cikar : sikat (dalam artian makan dengan selera), contoh cikar ayam : sikat ayam
Cimpoa : sempoa
Cingki : cengkeh
Colo-colo : sejenis sambal
Cuki : *sensor*
Cukimai : makian kasar

D
Dame : damai
Dangke : terima kasih
Dapa : kena
Dar : dari
Dara : darah
Dara : perairan dangkal
Dara nae : naik darah
Deng : dengan, dan
Diang : diam
Doe : uang
Dolo : dulu
Donci : musik
Dong : mereka
Dorang : mereka
Doriang : durian
Dudu : duduk

E
Eleng : segan
Emper : hampir
Ence : panggilan untuk lelaki Cina
Enggo : hingga
Enggo blek :

ReviewReviewReviewReviewReviewKAMUS MELAYU AMBON-INDONESIA (A-B)Jul 30, '07 7:29 PM
for everyone
Category:Other
Bahasa Melayu Ambon konon bukan berasal langsung dari Sumatera atau Semenanjung, melainkan berasal dari varian Melayu di Pulau Kalimantan. Bahasa ini lebih tepat disebut sebagai Kreol Melayu karena pada awalnya tidak dituturkan penduduk asli dan menjadi bahasa Pidgin alias antar kelompok, yang kemudian jadi bahasa Ibu sehingga disebut Bahasa Kreol Melayu.
Disini adalah kata-kata bahasa Melayu Ambon yang saya dapat baik yang saya hafal maupun dari situs-situs warga Ambon dimana-mana....termasuk ambon-manise.com yang lama-lama saya makin suka dengan situs itu...:)

Tete, nene, nyong, non, abang, caca, usi dst.....ini beta kasi akang dolo yang A-B...yang laeng manyusul....
Ada kata-kata yang saya kosongi, berarti belum tahu artinya...tolong dong dibantuin artinya. Kalau ada yang keliru tolong dibenahi...hehehehe

Dangke banya..

A
Abang : kakak laki-laki (dipakai kalangan muslim)
Ada : ada, sedang
Ade’ : adik
Ado : aduh
Aer : air
Aer kabor : air keruh, juga ungkapan untuk suasana kacau
Akang : ….kan/ it dalam bahasa Inggris
Akor : baik, rukun
Ale : kamu, anda
Aleng : lamban
Alus : halus
Amanisal : keranjang tempat mengumpulkan ikan
Amato : salam
Ambon kart : ambon KTP
Ambong : ambon
Ampas tarigu : sejenis kue
Amper : hampir
Amplov : amplop
Ampong : ampun
Ana : anak : budak
Anana : anak-anak : budak-budak
Anana ucing : anak muda
Angka : berangkat
Antua : beliau
Apa : apa
Apalai : apa lagi
Apapa’ : apa-apa
Areng-areng : hanya
Arika : gesit
Arika : sejenis burung hutan
Asida : sejenis kue
Aso : ikut campur
Ator : atur

B
Ba’aso : mencampuri
Babengka : sejenis kue
Babengkeng : mengomel sambil bersungut-sungut
Bacarita : bercerita
Bacico : sikap tidak tenang, gelisah
Badaki : berdaki, kotor
Badang : badan
Badansa : berdansa
Badara : berdarah
Badendang : berdendang
Badepa : melangkah pindah-pindah
Badiang : diam
Badonci : bermusik
Bae : baik
Bagara : bergerak
Bahasa tana : bahasa daerah, logat tempatan. Namun juga untuk sebutan bahasa kaum terasing di pedalaman
Baileo : balai
Bajalan : berjalan
Bajualang : berjualan
Bakalai : berkelahi : bergaduh
Bakanda : selingkuh
Bakanor : berbicara sambil bersungut2
Bakasang : terasi : belacan
Bakubae : damai
Bakudapa : berjumpa
Baku malawang : melawan, bertengkar
Bakupolo : berpelukan
Balaga : berlagak
Balagu : sikap antara suka dan tidak suka
Bale : balik
Bale muka : balik muka, memalingkan muka
Balisah : gelisah
Baloleng : sama dengan baronda
Balumpa : melompat
Bamaki : memaki
Banang : benang
Bandera : bendera
Bangka : bengkak
Baniang : semacam baju
Bapa : bapak
Bapa raja : kepala kampung, kepala desa
Bapili : memilih : mengundi
Barapa : berapa
Barenti : berhenti
Baribot : ribut, gaduh
Barmaeng : bermain
Baronda : jalan-jalan tanpa tujuan
Basar : besar
Basena : senang-senang
Basena batunang : orang berpacaran
Basisou : suka membicarakan kejelekan orang lain
Basudara : saudara
Batareak : berteriak
Batarewas : unjuk rasa, teriak
Batimbang : menimbang
Batimbang sabala : berat sebelah, pilih kasih
Baterek : mengganggu, meledek
Batul : betul
Bawarmus : memerintahkan sesuatu, tetapi terserah pada yang disuruh
Bembeng : bimbing
Bendar : kota : bandar
Beta : saya
Biden : berdoa
Bijiruku :
Biking : bikin, membuat
Bisi-bisi : bisik-bisik
Blakang : belakang, punggung
Bobou : bau
Bodo : bodoh
Bodok : sangat bodoh
Boslak :
Botol : botol
Botol manci : sejenis setan
Bu : bung (panggilan untuk lelaki)
Buat tahan : mempertahankan
Bulang : bulan
Bulang trang : bulan purnama
Bumbungan kapala : ubun-ubun
Burong : burung
Burong kondo : burung bangau
Burong paikole : burung wagtail
Burong Pombo : burung merpati
Busu : busuk
Busu-busu : jelek-jelek

Category:Other
Akibat pemekaran yang acap terjadi...pemisahan kabupaten satu menjadi dua atau lebih, sehingga akhirnya menjadi banyak kabupaten/kota yang dihasilkan. Di Nanggroe Aceh Darussalam sendiri pada akhir tahun kemarin telah ditambahkan dua daerah tingkat dua yang baru...

Kabupaten Aceh Barat : Meulaboh
Kabupaten Aceh Barat Daya : Blangpidie (Balang pidie dlm bahasa Minang Jamee)
Kabupaten Aceh Besar : Jantho
Kabupaten Aceh Jaya : Calang
Kabupaten Aceh Selatan : Tapaktuan
Kabupaten Aceh Singkil : Singkil
Kabupaten Aceh Tamiang : Karang Baru
Kabupaten Aceh Tengah : Takengon
Kabupaten Aceh Tenggara : Kutacane
Kabupaten Aceh Timur : Idi
Kabupaten Aceh Utara :Lhok Sukon
Kabupaten Bener Meriah : Simpang Tiga Redelong
Kabupaten Bireuen : Bireuen
Kabupaten Gayo Lues : Blangkejeren
Kabupaten Nagan Raya : Sukamakmue
Kabupaten Pidie : Sigli
Kabupaten Pidie Jaya (pecahan dari Pidie dg ibukota Meureudu)- kab terbaru
Kabupaten Simeulue : Sinabang

Kota (municipality)
Kota Banda Aceh
Kota Langsa
Kota Lhokseumawe
Kota Sabang
Kota Subulussalam - kota terbaru, pecahan Aceh Singkil


Category:Other
Berikut ini adalah beberapa kosakata antara bahasa Jawa Malaysia, dibandingkan dengan bahasa Jawa Baku dan Melayu berikut Indonesianya.
Bahasa Jawa Malaysia ini saya ambil dari beberapa situs Jawa Malaysia seperti familiazam, wakjaman dan seterusnya…

Selamat membandingkan
Kiri Jawa Malaysia, Kedua Jawa Baku, dan seterusnya sampai akhirnya bahasa Indonesia

Limangpuluh – séket – limapuluh – limapuluh
Bok – buku/ kitap – buku – buku
Mbok cilik – bu lik/ tante – Mak usu – bibi
Pak cilik – pak lik/ om – pak usu - paman
Buyut/Nyai – eyang putri, simbah – nenek –nenek
Yaie – eyang kakung, simbah - datuk – kakek
Geger – geger – belakang –punggung
Jeriji – driji – jari – jari
Sepital – rumah/griyo sakit – hospital – rumah sakit
Wedhel – udhel – pusat – pusar
Tenggen – tengen – kanan –kanan
Mboco – moco – membaca – membaca
Beladi – émbér – baldi – ember
Dapur – pawon – dapur- dapur
Talipon – telpon – telefon – telepon
Sorox – slorokan – laci – laci
Cokin – andhuk – tuala – handuk
Nongko sabrang – sersat – durian belanda – sirsak
Gori – nongko – nangka – nangka (gori biasanya dipakai menyebut nangka muda)
Kelopo – krambil/ klopo – kelapa – kelapa
Pisang – gedang – pisang – pisang
Sukak – bungah – gembira – gembira
Lembu – sapi – lembu – sapi
Pokok – wit/ uwit – pokok – pohon
Mencawak – sliro/nyambik – biawak – biawak
Kambing – wedus – kambing –kambing
Gedi – gedé – besar – besar
Bulet – bunder – bulat – bulat/ bundar
Alis – alis – kening – alis
Bokong – bokong – punggung – pantat
Garing – kuru – kurus – kurus
Mertuo – morotuwo – mertua – mertua
Sepupu – misan – sepupu – sepupu
Dino royo – riyoyo – hari raya – lebaran
Kudo/jaran – jaran – kuda – kuda
Selalu – mesti/kerep – selalu – selalu
Pulut – ketan – pulut – ketan
Belondo – londo – belanda – belanda
Bekalan – sangu – bekalan – bekal
Jugak – ugo/ pisan – juga – juga
Undi – milih – undi – pilih
Njaluklah – njaluko – mintalah – mintalah
Kue – iku/kuwi – itu – itu
Redio – radio – radio – radio
Toples – toples – balang – stoples
Kadal – kadal – mengkarung – bengkarung/kadal
Jemu – waléh/ blenger – bosan – bosan
Beel – tanggalan – kalender – kalender
Parang – budhing – parang – parang
Peso – peso/lading – pisau – pisau
Tabir – korden/gerdin – langsir – tirai
Sendelo – cendelo – tingkap – jendela
Nda’ingi – mau bengi/sakwengi – semalam – semalam
Inginane – wingi/winginane – kelmarin – kemarin
Ugomo – agomo – ugama – agama
Dawe – senar – dawai – dawai
Abuk – bleduk – habuk – debu
Gering – kuru – kurus -kurus
Andang – oncor/obor – obor – obor
Kenteng – sregep – rajin- rajin
Sabit – sabit/arit – sabit – sabit
Agek – lagi – sedang – sedang
Sungey – kali – sungai – sungai
Gerokan – glege'en – sendawa – sendawa
Reti – eruh/weruh – tahu - tahu
Barnis – pernis – varnis - vernis

Category:Other
JIGANG
artinya duduk dengan posisi salah satu kaki diatas kaki lainnya. Seringkali posisi duduk ini dianggap sombong. Namun cara duduk ini juga dianggap paling nyaman, khususnya bagi kaum hawa.

MALANGKRIK
Artinya berkacak pinggang atau bertolak pinggang

CANGKRUKAN
Ini merupakan suatu tradisi dimana sekelompok orang duduk-duduk di warung kopi sambil membicarakan topik-topik yang sedang hangat, dan menjabarkannya sesuai dengan alam pikir mereka. Ini juga disebut sebagai rapat informal..Kata-kata ini dikenal di Jawa Timur.
Di Jogja disebut sebagai ANGKRINGAN

KEMINGGRIS
Artinya sok Inggris atau buat-buat macam orang Inggeris dalam berbicara maupun bertindak laku

SIWILEN
Artinya terkelupasnya kulit bawah kuku, dan biasanya agak sakit. Penyebabnya bisa bermacam-macam, dan umumnya dikarenakan kekurangan salah satu zat gizi dalam tubuh.

CANGKRANGEN
Artinya sama dengan cacar air...

CAPLAKEN (baca CAPLA'EN)
Artinya benjolan kecil pada kulit yang keras dan biasanya disebut sebagai mata ikan, karena bentuknya seperti mata ikan. Istilah Caplaken diambil karena sekilas benjolan kecil itu mirip dengan hewan penghisap darah sekerabat laba-laba yang disebut Caplak

NYAMIN
Istilah ini dari Bojonegoro, ditujukan kepada orang-orang yang berlaku seperti orang Samin.

KELOYONGAN
Istilah dari Banyuwangi, artinya sama dengan tergila-gila atau kesengsem...

ARUM JAMBAN
Sebenarnya ini ungkapan halus untuk menggambarkan bau yang sangat busuk, diibaratkan sebusuk jamban dalam WC (tandas).

KEBANDHAN
Menggambarkan orang yang materialistik, dari kata BANDHA (bondo) yang artinya harta. Boleh diartikan gila harta

Category:Other
PREI
Artinya libur atau cuti. Berasal dari kata bahasa Belanda yakni 'VRIJ'....

MREI
Sebenarnya berkembang dari kata PREI, namun dipakai untuk istilah meliburkan/mencutikan diri tanpa seizin tempat atau sekolahnya.

JOWO DHELES
Istilah lain untuk Jawa Totok atau asli...

NJEKETHEK
Artinya ternyata, dan ungkapan ini ciri khas Jawa Timur, khususnya Surabaya

MOTO WALANGEN
Terbelalak sampai2 mata seolah hendak keluar. Disebut moto walangen karena matanya terbelalak seperti mata belalang. Kata ini sangat familiar di Banyuwangi, Jawa Timur.

NASGITEL
Kependekan dari Panas, legi (manis), kentel (kental). Biasanya untuk teh...apalagi yang berciri khas Jawa Tengah...Teh Nasgitel

MISUWUR GONDHO ARUM
Artinya sama dengan terkenal atau masyhur dimana-mana...
Contoh kalimat (ayat)
'Dian Sastro wis misuwur gondho arum'

LEDHEK KETHEK
Suatu pertunjukan yang menggunakan monyet sebagai pemainnya...di Jakarta disebut TOPENG MONYET, sedang di Jawa Timur disebut TANDHAK BEDHES.

ReviewReviewReviewReviewReviewUngkapan Jawa Harian : Silahkan dipelajariJun 17, '07 7:22 PM
for everyone
Category:Other
Ini beberapa ungkapan bahasa Jawa harian yang biasa saya pakai, silahkan dipelajari sekaligus penjelasannya...

KANCILEN
Kancilen berarti sama dengan imsomnia, atau orang yang terjaga ditengah tidur dan tidak bisa tidur lagi sampai pagi. Nah, kemungkinan besar kancilen ini diambil dari kata 'kancil' (pelanduk) yang selalu keluar malam hari untuk cari makan...

CENGENGEN
Artinya adalah rasa pegal atau sakit pada bagian tengkuk atau kuduk akibat salah posisi tidur. Biasanya karena salah bantal....

DILEPEN
Artinya rasa sakit yang mengiringi masa haid kaum perempuan...

ABANG-ABANG LAMBE
Artinya sama dengan janji manis, atau sekedar pemanis bibir belaka dalam bahasa Inggris mirip dengan LIP SERVICE

SENDHAKEP NGAWE-AWE
Artinya serupa dengan malu-malu kucing...malu-malu tapi mau...

LEMU GINUK-GINUK
Artinya sama dengan gemuk, bulat, menggemaskan plus montok...biasanya sih sebagai ungkapan gemas (geram kalo melayu cakap)


Ya sudah...itu dulu...nanti disambung lagi

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help